DOMINOQQ-Mercedes khawatir kewalahan di Sochi

DOMINOQQ

Mercedes khawatir kewalahan di Sochi


DOMINOQQ-Mercedes khawatir kewalahan di Sochi

Tim Formula 1 Mercedes bisa memastikan gelar juara konstruktor di Grand Prix Russia yang berlangsung akhir pekan ini, akan tetapi karakter trek Sochi Autodrom membuat hasil buruk di GP Singapura kembali terbayang.

Sama seperti di Singapura, Sochi Autodrom adalah sirkuit jalanan dengan aspal khusus yang mengelilingi kompleks arena olahraga yang pernah menjadi tempat berlangsungnya Olimpiade Musim Dingin 2014. Oleh karena itu pemasok ban resmi F1, Pirelli, kembali menyuguhkan ban lunak (soft) dan sangat lunak (supersoft), yang menjadi salah satu penyebab gagalnya dua pebalap Mercedes --Lewis Hamilton dan Nico Rosberg-- naik podium di Singapura.

Kepala non-eksekutif Mercedes, Niki Lauda, mengakui bahwa dirinya ragu Hamilton dan Rosberg bisa mencapai hasil yang bagus pada akhir pekan ini.

"Yang saya khawatirkan balap berikutnya di Sochi ini memiliki jenis aspal seperti Singapura," kata Lauda kepada F1.com,. "Jadi kami harus bekerja keras, tetap kompetitif maka kami akan tampak baik, tetapi tampak baik itu baru terlihat saat balap telah usai."

Walau demikian, Mercedes mencapai prestasi bagus di Sochi tahun lalu. Mereka merebut dua posisi start terdepan dan kemudian Hamilton menjadi juara, disusul Rosberg di peringkat kedua.

Oleh karena itu Hamilton menegaskan bahwa semua kemungkinan buruk itu baru sekedar asumsi karena balapan belum lagi dimulai.

"Saya belum tahu hingga besok," kata pebalap Inggris itu seperti dikutip Associated Press (h/t The News & Observer). "Saya harap (semua asumsi buruk itu) tidak terjadi. Para ahli mesin (Mercedes) menyatakan tidak akan seperti itu."
DOMINOQQ-Mercedes khawatir kewalahan di Sochi

Mercedes khawatir kewalahan di Sochi


DOMINOQQ-Mercedes, yang dominan sepanjang musim ini, memimpin klasemen kontruktor dengan 506 poin, unggul jauh dari peringkat kedua Ferrari yang baru mengumpulkan 337 poin. Dengan tersisa lima GP musim ini, Mercedes bisa mengangkat trofi konstruktor jika di GP Rusia ini mereka mengumpulkan tiga poin lebih banyak ketimbang Ferrari.

Hamilton sendiri unggul jauh, 48 angka, atas Rosberg dan 59 poin atas pebalap Ferrari Sebastian Vettel sehingga ia tidak perlu ngoyo untuk menang. Finis di peringkat kedua atau ketiga pada lima balapan tersisa cukup baginya guna menjadi juara dunia yang ketiga kalinya setelah 2008 dan 2014.

Vettel sendiri menyatakan realitis dalam melihat peluangnya untuk menjadi juara dunia musim ini walau mengisyaratkan tidak akan menyerah.

"Secara realistis saya pikir akan sangat, sangat sulit (untuk menghentikan Mercedes), tetapi siapa yang tahu apa yang akan terjadi," ujar Vettel. "Kami harus melakukan pekerjaan kami dengan maksimal. Hal lainnya tidak bergantung pada kami --mungkin di tangan mereka."
DOMINOQQ-Mercedes khawatir kewalahan di Sochi

Previous
Next Post »